Senin, 14 Juli 2025

Kegiatan Pelatihan KKA Hari Kelima

Hari kelima menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Batch 2 di SMP Negeri 1 Srono. Setelah empat hari penuh dengan materi, praktik, dan presentasi proyek, peserta diarahkan untuk melakukan simulasi mengajar, evaluasi akhir, serta perencanaan tindak lanjut implementasi di sekolah masing-masing.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 – 09.30 WIB dengan Peer Teaching (Simulasi Pembelajaran). Peserta secara bergantian mempraktikkan rancangan pembelajaran yang telah mereka susun dengan mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial. Simulasi ini menjadi ajang nyata untuk menguji kreativitas sekaligus keterampilan pedagogik berbasis teknologi.

Dilanjutkan pada pukul 09.30 – 10.30 WIB, fasilitator memberikan umpan balik dan refleksi atas pelaksanaan simulasi. Diskusi berlangsung dinamis, di mana peserta saling memberikan masukan serta mendapatkan arahan perbaikan dari fasilitator agar lebih siap diterapkan di kelas sebenarnya.

Setelah coffee break (10.30 – 10.45 WIB), peserta mengikuti Tes Akhir (Post-test). Tes ini digunakan untuk mengukur sejauh mana capaian pembelajaran yang diperoleh peserta selama lima hari pelatihan. Banyak peserta merasa lebih percaya diri karena mampu menjawab soal-soal yang sebelumnya terasa asing pada pre-test hari pertama.

Usai Ishoma (12.15 – 12.45 WIB), kegiatan berlanjut dengan Review & Refleksi Proyek serta Rencana Tindak Lanjut. Dalam sesi ini, fasilitator bersama panitia memfasilitasi diskusi mengenai strategi penerapan hasil pelatihan di sekolah masing-masing. Peserta menyusun rencana implementasi, baik dalam bentuk inovasi pembelajaran, pengembangan media digital, maupun kolaborasi antar guru di satuan pendidikan.

Sebagai penutup, pukul 14.15 – 15.00 WIB dilaksanakan acara resmi penutupan. Panitia menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan partisipasi aktif peserta selama pelatihan. Suasana penutupan berlangsung khidmat sekaligus penuh kebersamaan, ditandai dengan sesi foto bersama.

Dengan berakhirnya kegiatan hari kelima, maka tuntas sudah rangkaian Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Batch 2 IN 1. Para guru peserta tidak hanya memperoleh ilmu dan keterampilan baru, tetapi juga membawa pulang semangat untuk menjadi pionir transformasi digital di sekolah masing-masing. Selanjutnya akan berlanjut sesi OJT yang akan dijadwalkan pada bulan Agustus hingga September.

 

 ***

Minggu, 13 Juli 2025

Kegiatan Pelatihan KKA Hari Keempat

Hari keempat pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di SMP Negeri 1 Srono menjadi momentum penting bagi para peserta untuk menampilkan kreativitas dan inovasi mereka. Setelah tiga hari sebelumnya dibekali teori, praktik, dan rancangan pembelajaran, kali ini peserta diarahkan untuk melakukan refleksi, menyiapkan proyek aksi, hingga mempraktikkan simulasi pembelajaran.

Kegiatan dibuka pukul 08.00 – 09.30 WIB dengan sesi Refleksi dan Persiapan Proyek Aksi. Peserta bersama fasilitator mendiskusikan ide-ide inovatif untuk diterapkan dalam proyek akhir, baik secara individu maupun kelompok. Suasana diskusi berlangsung aktif, menunjukkan kesiapan peserta untuk menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran.

Selanjutnya, pada pukul 09.30 – 10.30 WIB, fasilitator memandu sesi Review & Refleksi Proyek. Peserta mempresentasikan rencana proyek mereka secara singkat, kemudian mendapat umpan balik dari fasilitator. Proses ini memberikan arah perbaikan sekaligus memperkuat kualitas inovasi yang akan ditampilkan.

Setelah coffee break (10.30 – 10.45 WIB), peserta memasuki sesi inti yaitu Presentasi Proyek Aksi pada pukul 10.45 – 12.15 WIB. Dalam sesi ini, setiap peserta atau kelompok menyampaikan hasil rancangan proyek pembelajaran berbasis koding dan kecerdasan artifisial. Beberapa ide yang muncul mencakup pemanfaatan AI dalam pembuatan soal adaptif, media interaktif berbasis coding sederhana, hingga penggunaan LMS sebagai sarana asesmen digital.

Usai istirahat, sholat, dan makan siang (12.15 – 12.45 WIB), kegiatan dilanjutkan dengan sesi Peer Teaching (Simulasi Pembelajaran) pada pukul 12.45 – 14.15 WIB. Para peserta berperan sebagai guru yang mempraktikkan rancangan pembelajaran mereka di hadapan rekan-rekan lainnya. Suasana belajar simulatif ini menghadirkan pengalaman nyata sekaligus melatih keterampilan mengajar dengan integrasi teknologi.

Sebagai penutup hari keempat, fasilitator memimpin sesi Umpan Balik & Diskusi pada pukul 14.15 – 15.45 WIB. Evaluasi dilakukan terhadap simulasi pembelajaran yang telah dipraktikkan peserta. Diskusi berjalan hangat, memberikan banyak insight bagi guru untuk memperbaiki dan menyempurnakan strategi mengajar mereka di kelas.

Hari keempat meninggalkan kesan mendalam. Peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi juga membuktikan bahwa mereka mampu berinovasi dan menerapkannya dalam praktik nyata. Dengan bekal refleksi, proyek aksi, dan peer teaching, para guru semakin percaya diri menghadapi tantangan pembelajaran abad 21.

 

***

Materi Pembelajaran KKA (Membangun Konten Digital: dari Ide ke Layar)

Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di Banyuwangi sudah sampai di materi inti terakhir: Prinsip Pedagogik dalam Pembelajaran. Materi ini jadi bekal penting buat para guru agar bisa merancang pembelajaran yang lebih bermakna, kreatif, dan dekat dengan kebutuhan siswa.

Pada sesi ini, para guru ditantang untuk:
✅ Mendesain perangkat pembelajaran dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
✅ Menuangkan hasilnya ke dalam Lembar Kerja (LK) 5.2.
✅ Mempresentasikan dan menguji rancangan itu lewat kegiatan Peer Teaching bareng fasilitator.

Berikut media pembelajaran pada yang digunakan pada kegiatan praktik kegiatan Peer Teaching bareng fasilitator pada Kelompok 3 :

Dengan kegiatan ini, para guru tidak hanya belajar teori, tapi juga langsung praktik bagaimana menerapkan prinsip pedagogik ke dalam kelas, khususnya saat mengintegrasikan koding dan AI.

***

Sabtu, 12 Juli 2025

Kegiatan Pelatihan KKA Hari Ketiga

Hari ketiga pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di SMP Negeri 1 Srono diisi dengan kegiatan yang semakin menekankan pada praktik serta integrasi pembelajaran berbasis teknologi. Para peserta, yang merupakan guru-guru SMP se-Kabupaten Banyuwangi, tampak semakin terbiasa dengan berbagai istilah dan perangkat kecerdasan artifisial, sekaligus bersemangat untuk menerapkannya dalam konteks pendidikan.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sesi praktik pemrograman simulasi LLM/AI yang dipandu fasilitator. Pada sesi ini, guru-guru diajak mencoba membuat simulasi sederhana model bahasa besar (LLM) untuk memahami bagaimana AI dapat “belajar” dari data. Meskipun sebagian peserta masih baru dalam pemrograman, suasana kelas berjalan aktif dan penuh rasa ingin tahu.

Dilanjutkan pukul 09.30 - 10.30 WIB, narasumber menyampaikan materi pedagogik Koding & KA dengan pendekatan Deep Learning. Peserta mendapatkan wawasan bagaimana strategi pembelajaran modern dapat menggunakan AI untuk melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan adaptif sesuai tuntutan abad 21.

Setelah coffee break singkat (10.30 - 10.45 WIB), peserta diarahkan pada sesi praktik Penggunaan LMS dan Simulasi Pengelolaan Kelas. Dengan dipandu admin LMS, peserta belajar secara langsung bagaimana memanfaatkan Learning Management System untuk mengelola materi, tugas, dan interaksi kelas berbasis digital.

Selepas istirahat, sholat, dan makan siang (12.15 – 12.45 WIB), pelatihan dilanjutkan dengan sesi Rancangan Pembelajaran Integratif. Fasilitator mendorong peserta untuk membuat RPP atau skenario pembelajaran yang mengintegrasikan elemen koding, computational thinking, serta kecerdasan artifisial. Banyak peserta yang mencoba merancang pembelajaran kreatif, seperti pemanfaatan AI untuk asesmen atau pembuatan media pembelajaran berbasis digital.

Sebagai penutup hari ketiga, fasilitator memandu sesi Evaluasi Produk & Penugasan Individu pada pukul 14.15 - 15.45 WIB. Setiap peserta diminta mempresentasikan hasil rancangan mereka, kemudian mendapat masukan langsung dari fasilitator maupun rekan sesama guru. Proses evaluasi ini memberikan ruang refleksi sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi.

Hari ketiga ditutup dengan penuh inspirasi. Para peserta tidak hanya belajar tentang teknologi, tetapi juga berlatih merancang pembelajaran integratif yang siap diterapkan di sekolah masing-masing.

***

Jumat, 11 Juli 2025

Kegiatan Pelatihan KKA Hari Kedua

Hari kedua pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di SMP Negeri 1 Srono semakin menambah semangat para peserta untuk mendalami dunia teknologi pendidikan. Setelah pada hari pertama mereka dibekali pemahaman konsep dasar koding dan AI, agenda hari kedua difokuskan pada praktik langsung penggunaan perangkat kecerdasan artifisial serta eksplorasi penerapannya dalam pembelajaran.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan sesi Modul 2.1: Pengoperasian dan Aplikasi Perangkat KA yang dipandu narasumber. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai perangkat AI yang bisa digunakan untuk mendukung aktivitas belajar-mengajar. Tidak hanya teori, peserta juga melakukan praktik sederhana sehingga lebih memahami fungsi dan operasionalisasi perangkat tersebut.

Dilanjutkan pukul 09.30 – 10.30 WIB, fasilitator mengarahkan peserta dalam studi kasus dan penugasan lintas bidang. Guru-guru berdiskusi mengenai potensi penerapan AI di mata pelajaran yang mereka ampu, seperti bagaimana AI dapat membantu analisis data siswa, penyusunan soal, hingga pembuatan media pembelajaran interaktif. Suasana diskusi berlangsung hidup dengan banyaknya ide kreatif yang muncul.

Setelah coffee break singkat (10.30 – 10.45 WIB), sesi berlanjut dengan Modul 2.2 dan Modul 3: Pengenalan Prompt & Kreasi Konten. Narasumber menjelaskan dasar penggunaan prompt pada AI generatif, yang kini menjadi keterampilan penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan AI. Peserta mencoba merancang prompt untuk menghasilkan konten pembelajaran sesuai kebutuhan di kelas masing-masing.

Usai istirahat, sholat, dan makan siang (12.15 – 12.45 WIB), pelatihan dilanjutkan dengan Modul 4: Praktik Penggunaan Tools KA. Fasilitator memandu peserta untuk berlatih menggunakan berbagai alat AI generatif, mulai dari pembuatan teks, gambar, hingga media pembelajaran digital. Banyak guru merasa kagum dengan kecepatan dan fleksibilitas teknologi ini dalam menunjang kreativitas mereka.

Sebagai penutup hari kedua, narasumber menyampaikan materi tentang Pemrograman Dasar dan Pengenalan LLM (Large Language Model) pada pukul 14.15 – 15.45 WIB. Peserta diperkenalkan pada konsep dasar pemrograman serta cara kerja model bahasa besar yang menjadi inti banyak aplikasi AI saat ini. Materi ini membuka wawasan baru tentang bagaimana AI dapat dipahami tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga dari sisi logika pemrograman yang melandasinya.

Hari kedua ditutup dengan refleksi singkat. Para peserta menyampaikan bahwa pengalaman praktik langsung menggunakan tools AI dan merancang konten kreatif memberi mereka kepercayaan diri untuk mulai mencoba penerapan di sekolah.

 

***

Kamis, 10 Juli 2025

Kegiatan Pelatihan KKA Hari Pertama

Kegiatan hari pertama Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Batch 2 SMP_Kab. Banyuwangi_3 berlangsung padat dengan berbagai agenda pembelajaran. Peserta yang merupakan guru-guru SMP terpilih dari Kabupaten Banyuwangi mengikuti seluruh sesi dengan penuh semangat. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi dan pembukaan oleh panitia. Peserta terlihat antusias saat melakukan registrasi dan berbaur dalam suasana hangat yang penuh kekeluargaan.

Memasuki pukul 08.30 WIB, peserta mengikuti pre-test yang dipandu 2 orang fasilitator untuk mengukur pengetahuan awal mereka terkait koding, berpikir komputasional, dan kecerdasan artifisial. Hasil pre-test ini akan menjadi bahan evaluasi perkembangan peserta selama pelatihan.

Pada pukul 09.30 – 10.30 WIB, 2 narasumber menyampaikan materi Kebijakan Kementerian terkait Koding dan Kecerdasan Artifisial. Sesi ini memberikan gambaran kebijakan nasional yang mendorong penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran abad 21. Peserta tampak aktif mencatat poin penting dan mengajukan pertanyaan mengenai arah kebijakan ke depan.

Setelah coffee break singkat pukul 10.30 – 10.45 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pemahaman konsep dasar Koding dan Kecerdasan Artifisial (Bagian 1). Narasumber memaparkan pengenalan konsep fundamental, dilengkapi dengan contoh penerapan yang relevan dengan dunia pendidikan.

Sesi berlanjut hingga siang dengan pemahaman konsep (Bagian 2) pada pukul 12.45 – 14.15 WIB. Peserta mulai dikenalkan pada cara berpikir sistematis dan bagaimana koding serta AI dapat melatih keterampilan problem solving bagi siswa.


Agenda terakhir pada pukul 14.15 – 15.45 WIB diisi dengan pemahaman konsep (Bagian 3) yang menekankan pada pendalaman materi. Peserta terlibat dalam diskusi interaktif dan latihan sederhana, sehingga suasana belajar menjadi lebih aplikatif dan menyenangkan.

Hari pertama ditutup dengan refleksi singkat, di mana peserta menyampaikan kesan awalnya. Banyak yang mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan membuka wawasan baru, sekaligus menantang untuk dipelajari lebih dalam.


Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan hari pertama, para peserta semakin siap mengikuti tahapan berikutnya pada hari-hari selanjutnya.



***

Pembagian Ijazah Kelas 9 SMP Negeri 3 Songgon Tahun Pelajaran 2024/2025

Seluruh siswa kelas 9 SMP Negeri 3 Songgon hadir di sekolah pada hari ini untuk mengikuti kegiatan pembagian ijazah Tahun Pelajaran 2024/2025, yang dilaksanakan secara serentak sesuai instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi untuk seluruh satuan pendidikan jenjang SMP.

Kegiatan berlangsung di Ruang Laboratorium IPA, dengan dihadiri oleh seluruh peserta didik kelas 9. Proses pembagian ijazah didampingi oleh wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wali kelas, serta staf tata usaha, guna memastikan ketertiban dan kelancaran administrasi.

Sebelum ijazah diserahkan, kegiatan diawali dengan pembinaan, penyampaian informasi sekolah, serta motivasi bagi lulusan. Pesan-pesan disampaikan untuk menumbuhkan kesiapan siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya serta tetap menjaga karakter baik yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Songgon.

Setelah sesi pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian ijazah secara bergiliran dan terurut, sehingga proses berjalan efektif dan tertib. Seluruh siswa menerima ijazah masing-masing dengan disaksikan guru pendamping dan petugas sekolah.

Pelaksanaan hari ini berlangsung tertib, aman, dan lancar, serta menjadi momen resmi terakhir bagi peserta didik di lingkungan sekolah sebelum melanjutkan perjalanan pendidikan mereka ke jenjang berikutnya.

***

Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Batch 2 SMP Kabupaten Banyuwangi

Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Batch 2 yang diikuti oleh kelompok SMP_Kab. Banyuwangi_2 dan SMP_Kab. Banyuwangi_3 resmi dimulai pada hari Kamis, 10 Juli 2025, bertempat di SMP Negeri 1 Srono. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dengan penuh antusiasme dari para peserta yang merupakan guru-guru SMP terpilih se-Kabupaten Banyuwangi.


Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari panitia penyelenggara dan Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi dari Kasubbag Sungram Bapak Muisman, M.Pd. Dalam pengantarnya beliau menyampaikan latar belakang dan tujuan kegiatan, yaitu meningkatkan kompetensi guru dalam computational thinking, memberikan keterampilan dasar koding, serta mengenalkan penerapan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran abad 21. Pelatihan ini juga menjadi ruang bagi para guru untuk membentuk jejaring pendidik digital kreatif berbasis lokal.

Pada sesi pertama, fasilitator langsung membagi menjadi 2 rombel kelas yaitu kelompok SMP_Kab. Banyuwangi_2 dan SMP_Kab. Banyuwangi_3, sekaligus dimulai kegiatan dengan memberikan pengantar mengenai literasi digital, transformasi pendidikan di era teknologi, serta pentingnya penguasaan koding dan AI sebagai bekal guru dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan modern. Peserta tampak aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar implementasi AI dalam pembelajaran di kelas.

Sesi berikutnya berfokus pada workshop dasar koding. Peserta diarahkan untuk memahami logika pemrograman sederhana dengan pendekatan computational thinking, melalui simulasi dan latihan berbasis praktik. Fasilitator menekankan bahwa penguasaan koding bukan hanya tentang bahasa pemrograman, melainkan bagaimana melatih pola pikir sistematis, kritis, dan kreatif.

Hari pertama ditutup dengan refleksi bersama, di mana para peserta menyampaikan kesan awal serta harapan terhadap pelatihan lima hari kedepan. Banyak guru merasa termotivasi untuk terus mengembangkan keterampilan digitalnya agar dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran di sekolah masing-masing.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan hari pertama Batch 2 berjalan lancar. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal nyata bagi para pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan abad 21 melalui penguasaan Koding dan Kecerdasan Artifisial.


***